PT. Semen Padang (Persero), Tbk
MEANING SEMEN PADANG
Rabu, 17 Juni 2015
SAMBUT HUT PENGAMBILALIHAN KE-57, SEMEN PADANG GELAR KHITANAN MASSAL
Padang, 9 Juni 2015 (SP) : Sebanyak 350 anak kurang mampu dari berbagai kelurahan di Kota Padang mengikuti kegiatan khitanan Massal di Semen Padang Hospital, Selasa, 9 Juni 2015. Kegiatan yang merupakan rangkaian Hut Pengambilalihan PT Semen Padang ke 57 tersebut, dibuka langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Benny Wendry.
Direktur Utama PT Semen Padang Benny Wendry dalam sambutannya pada khitanan massal itu mengatakan, kegiatan sosial tersebut sudah menjadi agenda rutin perusahaan pada setiap HUT pengambilalihan pabrik, sejak tahun 2005. "Program ini dilakukan tiap tahun dan program unggulan dan mendukung salah satu pilar Semen Padang, ujar Dirut.
"Kegiatan merupakan salah satu program CSR membatu meringankan beban masyarakat. Ini merupakan salah satu bagian dari visi dan misi Semen Padang, di mana salah satunya adalah meningkatkan kesehatan untuk masyarakat, karena merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan," jelasnya.
Hadir pada kesempatan itu, Ketua Yayasan Semen Padang Edwin, Dewan Pengawas Yayasan Semen Padang Erwin Halmar, Dirut SPH dr. Ronny Novianto, M.Kes, Penasehat FKIKSP Ny Benny Wendry, dan Ketua FKIKSP Ny Daconi, Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum Semen Padang Ampri Satyawan, dan sejumlah Staff pimpinan PT Semen Padang lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana Khitanan Massal, dr. Rifdasri mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan PT Semen Padang tersebut, bekerja sama dengan Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang, CSR Semen Padang, LAZ Semen Padang dan Semen Padang Hospital. Menurutnya, tahun ini merupakan peserta terbanyak, berasal dari sejumlah kelurahan, namun yang lebih di prioritas kan adalah ring satu perusahaan.
Sementara itu, Dirut SPH dr. Ronny Novianto, M.Kes mengatakan, SPH dalam kegiatan ini menyiapkan operator, dokter, obat-obatan dan tenaga medis. "Apabila ada kondisi-kondisi tertentu yang dialami pasca khitanan, kita menyiapkan dokter untuk menanganinya. Ini merupakan bentuk komitmen SPH dalam memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, pada khitanan kali ini, SPH juga dibantu dengan lima Rumah Sakit lainnya yang ada di Kota Padang. Untuk lebih mempercepat pelaksanaan khitanan pada tahun ini, SPH menyiapkan 32 meja dan 10 tenaga operator
PROSES PEMBUATAN SEMEN
Secara umum proses produksi semen terdiri dari beberapa tahapan :
- Tahap penambangan bahan mentah (quarry). Bahan dasar semen adalah batu kapur, tanah liat, pasir besi dan pasir silica. Bahan-bahan ini ditambang dengan menggunakan alat-alat berat kemudian dikirim ke pabrik semen.
- Bahan mentah ini diteliti di laboratorium, kemudian dicampur dengan proporsi yang tepat dan dimulai tahap penggilingan awal bahan mentah dengan mesin penghancur sehingga berbentuk serbuk.
- Bahan kemudian dipanaskan di preheater
- Pemanasan dilanjutkan di dalam kiln sehingga bereaksi membentuk kristal klinker
- Kristal klinker ini kemudian didinginkan di cooler dengan bantuan angin. Panas dari proses pendinginan ini di alirkan lagi ke preheater untuk menghemat energi
- Klinker ini kemudian dihaluskan lagi dalam tabung yang berputar yang bersisi bola-bola baja sehingga menjadi serbuk semen yang halus.
- Klinker yang telah halus ini disimpan dalam silo (tempat penampungan semen mirip tangki minyak pertamina)
- Dari silo ini semen dipak dan dijual ke konsumen.
JENIS SEMEN DAN PENGGUNAANNYA
a. Portland Cement Type I
Dipakai untuk keperluan konstruksi umum yang tidak memerlukan persyaratan khusus terhadap panas hidrasi dan kekuatan tekan awal. Lebih tepat digunakan pada tanah dan air yang mengandung sulfat 0,0% - 0,10 %, dapat juga digunakan untuk bangunan rumah pemukiman, gedung-gedung bertingkat, dan lain-lain.
b. Portland Cement Type II
Lebih tepat digunakan untuk konstruksi bangunan yang terbuat dari beton massa yang memerlukan ketahanan sulfat lebih tinggi (pada lokasi tanah dan air yang mengandung sulfat antara 0,10-0,20%) dan panas hidrasi sedang, misalnya bangunan di pinggir laut, bangunan di tanah rawa, saluran irigasi, beton massa untuk dam-dam dan landasan jembatan.
c. Portland Cement Type V
Lebih tepat digunakan untuk konstruksi bangunan-bangunan pada tanah/air yang mengandung sulfat > 0,20 % dan sangat cocok untuk instalasi pengolahan limbah pabrik, konstruksi dalam air, jembatan, terowongan, pelabuhan, dan pembangkit tenaga nuklir.
d. Super Masonry Cement
Semen ini lebih tepat digunakan untuk konstruksi perumahan gedung, jalan dan irigasi yang struktur betonnya maksimal K 225. Dapat juga digunakan untuk bahan baku pembuatan genteng beton, hollow brick, paving block, tegel dan bahan bangunan lainnya.
e. Oil Well Cement
Merupakan semen khusus yang lebih tepat digunakan untuk pembuatan sumur minyak bumi dan gas alam dengan konstruksi sumur minyak bawah permukaan laut dan bumi. Untuk saat ini jenis OWC yang telah diproduksi adalah class G, HSR (High Sulfat Resistance) disebut juga sebagai "BASIC OWC". Bahan additive/tambahan dapat ditambahkan/dicampurkan hingga menghasilkan kombinasi produk OWC untuk pemakaian pada berbagai kedalaman dan temperatur.
f. Portland Pozzolan Cement
Adalah semen hidrolid yang dibuat dengan menggiling terak, gypsum dan bahan pozzolan. Produk ini lebih tepat digunakan untuk bangunan umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan sulfat dan panas hidrasi sedang, seperti: jembatan, jalan raya, perumahan, dermaga, beton massa, bendungan, bangunan irigasi dan fondasi pelat penuh.
Dipakai untuk keperluan konstruksi umum yang tidak memerlukan persyaratan khusus terhadap panas hidrasi dan kekuatan tekan awal. Lebih tepat digunakan pada tanah dan air yang mengandung sulfat 0,0% - 0,10 %, dapat juga digunakan untuk bangunan rumah pemukiman, gedung-gedung bertingkat, dan lain-lain.
b. Portland Cement Type II
Lebih tepat digunakan untuk konstruksi bangunan yang terbuat dari beton massa yang memerlukan ketahanan sulfat lebih tinggi (pada lokasi tanah dan air yang mengandung sulfat antara 0,10-0,20%) dan panas hidrasi sedang, misalnya bangunan di pinggir laut, bangunan di tanah rawa, saluran irigasi, beton massa untuk dam-dam dan landasan jembatan.
c. Portland Cement Type V
Lebih tepat digunakan untuk konstruksi bangunan-bangunan pada tanah/air yang mengandung sulfat > 0,20 % dan sangat cocok untuk instalasi pengolahan limbah pabrik, konstruksi dalam air, jembatan, terowongan, pelabuhan, dan pembangkit tenaga nuklir.
d. Super Masonry Cement
Semen ini lebih tepat digunakan untuk konstruksi perumahan gedung, jalan dan irigasi yang struktur betonnya maksimal K 225. Dapat juga digunakan untuk bahan baku pembuatan genteng beton, hollow brick, paving block, tegel dan bahan bangunan lainnya.
e. Oil Well Cement
Merupakan semen khusus yang lebih tepat digunakan untuk pembuatan sumur minyak bumi dan gas alam dengan konstruksi sumur minyak bawah permukaan laut dan bumi. Untuk saat ini jenis OWC yang telah diproduksi adalah class G, HSR (High Sulfat Resistance) disebut juga sebagai "BASIC OWC". Bahan additive/tambahan dapat ditambahkan/dicampurkan hingga menghasilkan kombinasi produk OWC untuk pemakaian pada berbagai kedalaman dan temperatur.
f. Portland Pozzolan Cement
Adalah semen hidrolid yang dibuat dengan menggiling terak, gypsum dan bahan pozzolan. Produk ini lebih tepat digunakan untuk bangunan umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan sulfat dan panas hidrasi sedang, seperti: jembatan, jalan raya, perumahan, dermaga, beton massa, bendungan, bangunan irigasi dan fondasi pelat penuh.
Langganan:
Postingan (Atom)

